KuansingPemerintah

Ratusan PPPK Digeser ke Desa, Bupati Minta Jadi Penggerak Pembangunan dan PAD

×

Ratusan PPPK Digeser ke Desa, Bupati Minta Jadi Penggerak Pembangunan dan PAD

Sebarkan artikel ini

TELUK KUANTAN, Gadabajranews.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus berupaya memperkuat kapasitas pemerintahan hingga ke tingkat desa melalui optimalisasi peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, saat memberikan pembekalan kepada ratusan PPPK, termasuk PPPK paruh waktu, yang akan menjalankan tugas di desa-desa. Kegiatan berlangsung di Gedung Abdoer Rauf, Teluk Kuantan, Jumat (24/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa penempatan PPPK di desa merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.

Menurutnya, setiap ASN dan PPPK dituntut bekerja secara profesional dengan orientasi pada hasil dan capaian kinerja yang terukur. Salah satu peran yang diharapkan adalah membantu optimalisasi penerimaan daerah melalui penggalian potensi pajak dan retribusi yang ada di desa.

Selain mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), para PPPK juga diminta terlibat aktif dalam pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pada sektor ekonomi, mereka diharapkan berkontribusi dalam percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Di bidang sosial, PPPK diminta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta berperan dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, para PPPK diharapkan turut menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC), Jaminan Layanan Kesehatan (Jamela), dan layanan Home Care agar akses pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keterlibatan PPPK dalam percepatan penanganan stunting melalui kerja sama dengan pemerintah desa, kader kesehatan, dan berbagai pihak terkait.

Selain fokus pada pelayanan dasar, para PPPK diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Penguatan ketahanan pangan masyarakat juga menjadi bagian dari tugas yang perlu mendapat perhatian.

Dengan hadirnya ASN dan PPPK hingga ke tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *