MADIUN, Gadabajranews.com – Warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon jati di belakang rumahnya, Selasa (9/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Kurniawan (33), warga RT 09 RW 03 Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Korban pertama kali ditemukan oleh Agus Pitoyo, yang merupakan adik ipar korban.
Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 05.30 WIB dirinya hendak membuang sampah ke kebun yang berada di belakang rumah. Namun sesampainya di lokasi, ia mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon jati.
“Saya mau membuang sampah ke kebun belakang rumah. Saat sampai di sana, saya melihat korban sudah tergantung di pohon jati dalam keadaan tidak bernyawa. Saya langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” ujar Agus Pitoyo.
Teriakan saksi mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Jiwan bersama Tim Identifikasi dan tenaga kesehatan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap jasad korban.
Kapolsek Jiwan melalui petugas yang berada di lokasi menjelaskan bahwa pemeriksaan awal telah dilakukan secara menyeluruh guna memastikan penyebab kematian korban.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkap petugas.
Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB, petugas tidak menemukan indikasi tindak pidana maupun bekas kekerasan pada tubuh korban. Dari temuan awal tersebut, peristiwa itu diduga merupakan tindakan gantung diri.
Setelah seluruh proses identifikasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Bukur RT 09 RW 03, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta warga sekitar. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Komunikasi yang baik dan dukungan sosial dinilai penting untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi tekanan hidup atau masalah pribadi.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk segera mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional apabila mengetahui ada seseorang yang mengalami tekanan emosional berat agar dapat memperoleh pendampingan yang tepat.













