ROKAN HULU|Gadabajranews.com-Dalam Polsek Rokan IV Koto terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui pemantauan tanaman jagung di Desa Sikebau Jaya, Kecamatan Rokan IV Koto, Jumat (24/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap tanaman memperoleh perawatan optimal sejak dini sehingga risiko gagal panen dapat ditekan sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Hasil pemantauan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare menunjukkan tanaman jagung berumur sekitar 14 hari umumnya tumbuh cukup baik. Namun, sebagian tanaman mulai terserang hama, beberapa tidak mampu bertahan, sementara lahan belum mendapat pemupukan dan pembersihan gulma.
Kondisi tersebut memerlukan penanganan segera agar pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga masa panen.
Kapolsek Rokan IV Koto, Iptu Dodi Ripo, S.H., M.H., menegaskan, kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan wujud komitmen mendampingi petani sekaligus memastikan setiap kendala budidaya dapat diatasi sejak dini agar tidak berdampak pada produktivitas hasil panen.
“Perawatan tanaman harus dilakukan secara optimal sejak awal, mulai dari pemupukan, pembersihan gulma hingga pengendalian hama. Penanganan yang cepat dan tepat akan menekan risiko gagal panen, menjaga produktivitas jagung, serta mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional,” tegas Kapolsek.
Ia menambahkan, Polri akan terus bersinergi dengan petani dan instansi terkait melalui pendampingan serta pemantauan secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jagung, menjaga hasil panen tetap optimal, dan memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.
Berdasarkan kondisi tanaman saat ini, panen diperkirakan berlangsung pada akhir Oktober 2026.
Polsek Rokan IV Koto berkomitmen terus mengawal perkembangan tanaman hingga masa panen sebagai bentuk dukungan nyata Polri dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.













