PendidikanRiauRokan Hulu

KKN ITS Paluta Hadirkan TEMAN TANGGUH di Mekar Jaya Dukung Ketahanan Pangan

×

KKN ITS Paluta Hadirkan TEMAN TANGGUH di Mekar Jaya Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | gadabajranews.com – Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta) menghadirkan inovasi pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Mengusung tema “Teknologi Maju, Pangan Tangguh” dan tagline “TEMAN TANGGUH”, kegiatan yang berlangsung 20 Juli hingga 24 Agustus 2026 ini mendorong mahasiswa menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat.

Program KKN didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Richi Andrianto, S.Kom., M.Kom., dengan sembilan mahasiswa. Kelompok tersebut dipimpin Christian Ricardo Sirait, bersama Remajen Sidauruk, Pendi Aman Silitonga, Ridwan, Juniaman Samosir, Juana Pernanda Sitepu, Nur Aela, Risti Damayanti, dan Wiber Zebua.

Selama pelaksanaan, mahasiswa mengembangkan program yang memadukan pemanfaatan teknologi dengan penguatan potensi lokal. Di bidang digitalisasi, mereka memberikan edukasi literasi digital, mendorong pemanfaatan media sosial untuk promosi UMKM, serta mengenalkan teknologi sederhana untuk mendukung administrasi dan informasi masyarakat.

Di sektor ketahanan pangan, mahasiswa mendorong pemanfaatan lahan secara produktif, pengembangan pangan lokal, pengolahan hasil pertanian, serta edukasi mengenai pangan sehat dan bergizi. Mereka juga aktif dalam kegiatan pendidikan, sosial, dan gotong royong bersama masyarakat.

Pendekatan tersebut menempatkan mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam mengenali potensi, menyusun solusi, dan menjalankan program yang memberikan manfaat nyata.

DPL KKN ITS Paluta, Richi Andrianto, S.Kom., M.Kom., mengatakan mahasiswa harus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus memahami persoalan nyata di tengah masyarakat.

«“Teknologi yang dibawa harus tepat guna dan memberikan manfaat. Begitu juga dengan ketahanan pangan, harus dimulai dari bagaimana kita mengenali dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada.”»

Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari selesainya program kerja, tetapi dari manfaat dan pengetahuan yang dapat terus dikembangkan masyarakat setelah mahasiswa kembali.

Melalui “TEMAN TANGGUH”, ITS Paluta mendorong kolaborasi mahasiswa dan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat meningkatkan literasi digital, mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan.

KKN ITS Paluta Tahun 2026 menjadi ruang belajar bersama, di mana mahasiswa menerapkan ilmu, masyarakat mengembangkan potensi, dan keduanya bergerak menghadirkan manfaat yang dapat terus berlanjut.

“Teknologi Maju, Pangan Tangguh bersama masyarakat, menguatkan potensi dan menghadirkan dampak nyata.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *