ROKAN HULU | gadabajranews.com – Target besar swasembada pangan nasional membutuhkan kerja nyata hingga ke tingkat lahan. Di Desa Tambusai Utara, upaya itu terus dijaga melalui pendampingan terhadap tanaman jagung yang kini menghadapi tantangan kemarau.
Bhabinkamtibmas Desa Tambusai Utara, Bripka Diki Permadi, S.H., melakukan pemantauan langsung di lahan Program Ketahanan Pangan Nomor 2, Dusun III Rimba Tika Miang, Rabu (9/9/2026). Dari lahan seluas tiga hektare tersebut, kondisi tanaman menjadi perhatian utama untuk memastikan pertumbuhannya tetap terpantau sejak fase awal.
Tanaman jagung rata-rata baru tumbuh sekitar tiga sentimeter. Kondisi kemarau membuat pertumbuhannya belum merata, meski sebagian tanaman masih menunjukkan perkembangan yang baik.
Untuk membantu menjaga pertumbuhan tanaman, Polsek Tambusai Utara menyerahkan 10 liter pupuk cair Fertiplus Harmoni Hijau kepada petani. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang perawatan tanaman hingga mampu menghasilkan produksi yang optimal.
Pemantauan sekaligus dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan pekerja. Berbagai kendala di lapangan diserap dan dikoordinasikan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta pihak terkait sebagai bagian dari upaya mencari langkah perawatan yang sesuai dengan kondisi tanaman.
Kapolsek Tambusai Utara Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan.
“Setiap lahan memiliki tantangannya sendiri. Karena itu, pendampingan perlu dilakukan sejak tanaman mulai tumbuh agar kendala dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama. Ini bagian dari dukungan kami terhadap swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Pendampingan tersebut menjadi langkah nyata menjaga produktivitas lahan jagung sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat di tingkat desa dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.













