ROKAN HULU | gadabajranews.com – Swasembada pangan tidak lahir dari angka produksi semata, tetapi dari lahan yang terus dirawat dan dikawal hingga menghasilkan. Semangat itulah yang terlihat di Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto, saat jajaran Polsek Rokan IV Koto turun memastikan pertumbuhan jagung tetap berada pada jalurnya.
Pemantauan yang berlangsung Rabu (9/9/2026) siang itu menyasar lahan jagung seluas kurang lebih satu hektare. Tanaman yang telah berusia sekitar 72 hari tersebut tumbuh baik dan diproyeksikan memasuki masa panen pada Oktober mendatang.
Bagi Polsek Rokan IV Koto, keberadaan di tengah lahan pertanian bukan sekadar kegiatan monitoring. Kehadiran Polri menjadi bagian dari mata rantai pengawalan program ketahanan pangan, agar ikhtiar masyarakat di tingkat desa turut menopang agenda besar swasembada pangan nasional.
Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan swasembada pangan harus dibangun dari bawah, termasuk memastikan tanaman yang dibudidayakan masyarakat dapat tumbuh dan memberikan hasil.
“Setiap lahan yang produktif adalah bagian dari kekuatan pangan kita. Karena itu, kami akan terus hadir mengawal dan mendukung masyarakat agar budidaya berjalan baik hingga memasuki masa panen,” ujarnya.
Pemantauan berakhir sekitar pukul 12.15 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Dari lahan seluas satu hektare di Air Panas itu, satu pesan kembali ditegaskan: ketahanan pangan nasional dibangun dari desa, dijaga bersama, dan dipanen untuk kemandirian bangsa.













