ROKAN HULU | gadabajranews.com — Polsek Tambusai Utara memetakan perkembangan dan kendala budidaya jagung di Desa Rantau Sakti sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas lahan pangan untuk mendukung swasembada pangan.
Bhabinkamtibmas Desa Rantau Sakti, Aipda J. Samosir, bersama petani Kuswanto mengecek tanaman jagung pipil monokultur di lahan seluas satu hektare, RT 21/RW 01, Dusun Bangun Sari, Kamis (24/9/2026). Jagung yang ditanam 15 Juli 2026 tersebut kini berusia 75 hari dan ditargetkan panen awal November.
Hasil pengecekan menunjukkan rendahnya curah hujan menjadi salah satu kendala yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi. Kondisi itu menjadi bahan evaluasi dalam perawatan tanaman hingga masa panen.
Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan perkembangan tanaman dan kendala di lapangan menjadi catatan penting untuk meningkatkan pengelolaan lahan.
“Setiap proses budidaya memberikan gambaran tentang kondisi lahan dan tantangan yang dihadapi petani. Catatan ini penting agar pengelolaan lahan semakin baik dan produktif,” ujar AKP Heri Yuliardi.
Melalui komunikasi dengan petani, Polri terus mendorong pengelolaan lahan pangan secara berkelanjutan untuk memperkuat produksi dan mendukung swasembada pangan nasional.













