MAGETAN, Gadabajranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026). Agenda ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan anggaran serta prioritas pembangunan Kabupaten Magetan pada tahun mendatang.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Hj. Riyin Nur Asiyah, S.Pd., M.M., dan dihadiri Bupati Magetan Hj. Nanik Sumantri, M.Pd., perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur TNI dan Polri.
Kehadiran unsur legislatif, eksekutif, dan jajaran terkait tersebut menjadi bagian dari koordinasi dalam proses pembahasan anggaran daerah. Melalui forum ini, berbagai rencana program dan kebutuhan pembangunan perlu diselaraskan dengan kemampuan keuangan daerah agar penyusunan APBD dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Pembahasan Ranperda APBD 2027 tidak hanya berkaitan dengan perencanaan pendapatan dan belanja daerah, tetapi juga menyangkut penentuan prioritas program yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Oleh karena itu, setiap alokasi anggaran perlu dicermati berdasarkan kebutuhan, urgensi, serta manfaatnya bagi peningkatan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Hj. Riyin Nur Asiyah, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pembahasan APBD merupakan tahapan strategis yang memerlukan ketelitian, keterbukaan, dan sinergi antara DPRD dengan pemerintah daerah.
“Pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 harus dilakukan secara cermat dan terukur. Kami berharap anggaran yang nantinya ditetapkan benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat, mendukung prioritas pembangunan daerah, serta dilaksanakan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi salah satu aspek penting dalam merumuskan kebijakan anggaran. Dengan komunikasi dan pembahasan yang terarah, program-program yang direncanakan diharapkan dapat disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan fiskal Kabupaten Magetan.
Selain itu, penyusunan APBD juga membutuhkan pertimbangan yang matang agar penggunaan anggaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap program perlu direncanakan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, transparansi pengelolaan keuangan, serta prinsip akuntabilitas.
Sementara itu, kehadiran Bupati Magetan bersama jajaran OPD dan unsur TNI-Polri menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung koordinasi pemerintahan dan pembangunan daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan program pemerintah sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Melalui pembahasan Ranperda APBD 2027 ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan diharapkan dapat merumuskan kebijakan anggaran yang realistis, terarah, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Tahapan pembahasan selanjutnya akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan rancangan anggaran sebelum ditetapkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. APBD yang nantinya disahkan diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan Kabupaten Magetan pada 2027.













