BNNPekanbaruPendidikan

BNNK Pekanbaru Tes Urine dan Edukasi 1.185 Pelajar SMP Negeri 8, Seluruhnya Negatif Narkoba

28
×

BNNK Pekanbaru Tes Urine dan Edukasi 1.185 Pelajar SMP Negeri 8, Seluruhnya Negatif Narkoba

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, Gadabajranews.com – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus digencarkan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru. Pada Selasa (21/10/2025), lembaga tersebut melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Deteksi Dini melalui Tes Urine di SMP Negeri 8 Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini diikuti sebanyak 1.185 peserta, terdiri atas siswa, guru, dan tenaga pendidik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja BNNK Pekanbaru yang berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, S.H., M.H., Kepala SMP Negeri 8 Pekanbaru Syafrida Ali, S.Pd., Kesiswaan Ely Yunita, S.Pd., 16 guru, serta tujuh personel BNNK Pekanbaru.

Acara dibuka oleh Gus Mulyadi, S.Pd., guru Penjas SMP Negeri 8 Pekanbaru, dilanjutkan sambutan dari Ely Yunita, S.Pd. dari bidang kesiswaan. Setelah itu, Kombes Pol Dr. Wawan memberikan pemaparan tentang bahaya narkoba di kalangan pelajar, disusul dengan materi medis oleh dr. Esprida Hotma Dame, M.H. dari BNNK Pekanbaru.

Dalam penyampaiannya, Kombes Pol Dr. Wawan menekankan bahwa pelajar harus menjadi garda terdepan dalam melindungi diri dari ancaman narkotika.

“Generasi muda harus menjadi benteng pertama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Mulailah dari diri sendiri untuk menolak segala bentuk ajakan mencoba narkoba. Jadikan Pekanbaru sebagai Kota Bersinar bersih dari narkoba,” ujar Dr. Wawan.

Kepala SMP Negeri 8 Pekanbaru, Syafrida Ali, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukatif tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada BNNK Pekanbaru atas sosialisasi ini. Edukasi semacam ini penting agar siswa memahami bahaya narkoba sejak dini,” ungkapnya.

Materi sosialisasi membahas berbagai aspek, mulai dari perkembangan isu narkoba global, pola peredaran gelap, faktor penyebab penyalahgunaan, hingga strategi pencegahan dan pemberantasan yang dilakukan BNNK Pekanbaru.

Antusiasme peserta tampak tinggi, terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dari narasumber. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan Deklarasi Anti Narkoba, foto bersama, dan pelaksanaan tes urine terhadap 10 siswa secara acak.

Tes dilakukan dengan alat test kit berparameter tujuh zat, yaitu Amphetamine, Methamphetamine, Morphin, THC/Marijuana, Cocain, Benzoidazepin, dan SOMA. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, BNNK Pekanbaru berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *