Rambah Hilir,(Rohul) Gadabajranews.com – Solidaritas dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, melalui aksi kemanusiaan bagi korban bencana alam. Polsek Rambah Hilir turut menghadiri pelepasan rombongan kendaraan pembawa bantuan menuju wilayah terdampak di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh, Sabtu (20/12/2025).
Pelepasan bantuan dilaksanakan di Dusun Simpang D, Desa Rambah, yang selama ini difungsikan sebagai posko pengumpulan logistik dan donasi dari masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur.

Kepala Dusun Simpang D, Zulhamzah, berperan aktif dalam mengoordinasikan kegiatan tersebut. Selain menyediakan posko penggalangan bantuan, ia juga memastikan pendistribusian logistik dengan mengawal langsung rombongan hingga ke daerah tujuan di dua provinsi.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil., M.M bersama personel, Bhabinkamtibmas Desa Rambah Ardino, anggota BPD Desa Rambah Syarifuddin, unsur kecamatan, perangkat desa dan dusun, tokoh masyarakat, serta perwakilan LSM, PBB, dan Serikat Pekerja SP3.

Bantuan kemanusiaan yang dihimpun akan disalurkan kepada warga terdampak bencana di Desa Kampung Durian, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, serta Desa Alur Turun, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Total bantuan yang berhasil dikumpulkan masyarakat mencapai Rp136 juta, baik dalam bentuk uang tunai maupun logistik. Bantuan diberangkatkan menggunakan empat unit kendaraan pengangkut utama dan empat mobil pendamping yang membawa tambahan logistik, sehingga total rombongan terdiri dari delapan kendaraan.
Zulhamzah menyampaikan bahwa pengawalan langsung dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan para donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuan.
“Ini adalah amanah dari masyarakat. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil., M.M menegaskan pentingnya keselamatan seluruh rombongan selama perjalanan. Ia menginstruksikan agar tim pengantar bantuan selalu mengutamakan kehati-hatian serta segera berkoordinasi apabila menemui kendala.
“Keselamatan adalah hal utama. Apabila terjadi hambatan di jalan, segera laporkan agar dapat dikoordinasikan dengan jajaran Polsek setempat,” tegasnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial lintas wilayah.













