BuruhRiauRokan Hulu

DPRD Gelar Dialog Bersama Warga Bangun Jaya Bahas Rencana Pembukaan Jalan

287
×

DPRD Gelar Dialog Bersama Warga Bangun Jaya Bahas Rencana Pembukaan Jalan

Sebarkan artikel ini

Pasirpangaraian(Rohul), Gadabajranews.com – Ratusan karyawan PT. Merangkai Artha Nusantara (PT. MAN) kembali mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (19/8/2025), menuntut kepastian penyelesaian konflik akses jalan yang membuat operasional perusahaan terhenti selama dua pekan terakhir.

Aksi yang berlangsung sejak pagi ini dikawal ketat aparat kepolisian, Satpol PP, dan turut dihadiri oleh Kasat Intel Polres Rokan Hulu beserta jajaran. Sejumlah anggota DPRD tampak menyambut langsung para pekerja, antara lain Ketua DPRD Hj. Sumiartini (Fraksi PDI-P), Porkot Lubis, SH., MH (Fraksi Gerindra), Mukhlizar, SH (Fraksi Demokrat), Purwadi, ST., MM (Fraksi Gerindra), Roni Marusaha Damanik, SM (Fraksi PDI-P), dan Hermanto MS, ST (Fraksi Demokrat) Dan jajaran di.

Dalam orasinya, perwakilan karyawan menuntut realisasi janji Wakil Bupati Rokan Hulu yang sebelumnya sempat menyatakan akan turun tangan menyelesaikan polemik jalan yang menjadi akses utama perusahaan.

“Sudah dua minggu kami tidak kerja, dapur kami tidak ngebul. Kami minta janji itu ditepati, bukan hanya omongan kosong,” teriak salah satu orator dengan nada geram.

Karyawan mendesak Pemkab Rohul agar segera bertindak karena persoalan ini telah berdampak langsung pada penghasilan ratusan kepala keluarga. Mereka juga meminta agar DPRD tidak hanya menjadi penonton, melainkan turut aktif dalam memediasi konflik ini.

Humas PT. MAN, M. Hafiz menyampaikan apresiasinya atas sambutan pihak legislatif yang bersedia mendengarkan aspirasi para pekerja dan manajemen perusahaan.

“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. DPRD telah memberikan solusi berupa dukungan pembentukan tim khusus untuk mengawal proses pembukaan jalan,” ungkap Hafiz.

Menanggapi tuntutan massa, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini menyatakan pihaknya segera menjadwalkan pertemuan dengan seluruh pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa Bangun Jaya, manajemen PT. MAN, serta perwakilan dari Pemkab Rohul.

“Aspirasi ini akan kami tindaklanjuti. Kami akan mengundang semua pihak duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik,” tegas Sumiartini saat memberikan keterangan di hadapan massa.

Situasi sempat memanas di halaman Kantor DPRD, namun berhasil diredam dan berjalan tertib setelah adanya kepastian tindak lanjut dari pihak legislatif. Aksi akhirnya ditutup dengan mediasi singkat antara perwakilan karyawan, manajemen PT. MAN, serta DPRD Rohul.

Massa membubarkan diri dengan tertib pada sore harinya sambil berharap adanya penyelesaian nyata dalam waktu dekat. Jika tidak, mereka memastikan akan kembali turun ke jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *