BeritaPemerintahRokan Hulu

Safari Ramadan di Karya Mulya, Bupati Anton Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengaspalan Jalan 600 Meter

×

Safari Ramadan di Karya Mulya, Bupati Anton Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengaspalan Jalan 600 Meter

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu,(Riau) Gadabajranews.com – Suasana penuh keakraban menyelimuti Masjid Darul Istiqomah, Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Jumat (27/2/2026). Dalam rangkaian Safari Ramadan ke-3, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM hadir tidak sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Kedatangan rombongan Pemkab Rohul disambut antusias warga yang telah memadati masjid sejak sore hari. Momentum Ramadan itu dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam nuansa ibadah.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Rohul menyerahkan bantuan 25 mushaf Al-Qur’an untuk Masjid Darul Istiqomah. Selain itu, santunan untuk anak yatim juga disalurkan dengan total Rp17 juta, terdiri dari Rp10 juta dari Pemda Rohul dan Rp7 juta dari Baznas. Dukungan dunia usaha turut memperkuat aksi sosial ini melalui penyaluran ratusan paket sembako dan beras dari BRK, BRI, BPR, PT RSM, PT CNA, serta PT Karya Samo Mas.

“Ramadan adalah momen berbagi dan memperkuat kepedulian. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sinergi bersama dunia usaha menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat,” ujar Bupati Anton.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Karya Mulya menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pengaspalan jalan di Dusun 1. Meski Bupati Anton baru menjabat sekitar satu tahun, pembangunan tersebut dinilai sangat membantu mobilitas warga.

Namun demikian, masih tersisa sekitar 600 meter jalan yang belum teraspal dan menjadi akses alternatif penghubung antar desa di wilayah Rambah Samo. Aspirasi itu langsung ditanggapi Bupati Anton dengan komitmen untuk mengupayakan kelanjutannya.
“InsyaAllah, jika kondisi anggaran memungkinkan, akan kita perjuangkan agar pengaspalan 600 meter tersebut dapat dianggarkan pada Perubahan APBD 2026,” tegasnya, disambut harapan dan doa para jamaah.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, dilanjutkan Shalat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Kebersamaan itu menjadi simbol bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang kedekatan hati antara pemimpin dan rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *