Rokan Hulu, Gadabajranews.com – Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, menunjukkan komitmennya terhadap penyelesaian persoalan masyarakat dengan menyambut langsung aksi damai yang digelar oleh warga Desa Bangun Jaya bersama karyawan PT. Merangkai Artha Nusantara (PT. MAN), Senin (11/8/2025) di Pasir Pengaraian.
Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait keluhan warga dan buruh, menyusul dampak proyek semenisasi jalan menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. MAN yang dinilai menghentikan kegiatan bongkar muat selama sepekan terakhir. Para pekerja mengaku kesulitan menjalankan aktivitas mereka akibat kondisi jalan yang belum bisa dilalui kendaraan pengangkut.
Menanggapi hal itu, Wabup Syafaruddin Poti menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu siap menampung keluhan serta membuka ruang komunikasi yang konstruktif. Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara musyawarah tanpa merugikan salah satu pihak.
“Pemerintah hadir sebagai penengah dan akan memfasilitasi dialog terbuka antara pihak perusahaan, pemerintah desa, dan perwakilan buruh. Tujuannya jelas: mencari solusi bersama yang saling menguntungkan,” ujar Safaruddin dalam pertemuan tersebut.
Tanggapan cepat dari Wakil Bupati disambut positif oleh warga dan karyawan. Mereka merasa didengarkan dan berharap mediasi nantinya benar-benar membuahkan hasil konkret yang dapat memulihkan aktivitas ekonomi mereka.
Tak berselang lama setelah pertemuan, seluruh pihak yang terlibat sepakat melanjutkan pembahasan dalam forum mediasi resmi yang digelar di lantai dua Kantor Bupati Rokan Hulu. Diharapkan, melalui pertemuan ini dapat ditemukan solusi terbaik yang menjawab kebutuhan masyarakat tanpa menghambat operasional l perusahaan.













