ROKAN HULU |Gadabajranews.com-Dalam Upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan produksi pertanian terus digencarkan di Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah mewujudkan Swasembada Pangan Nasional, Polri melalui Polsek Rambah melakukan pengecekan kesiapan lahan yang akan ditanami jagung pipil jenis monokultur di Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Jumat (17/7/2026).
Pengecekan dipimpin langsung Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., didampingi Kanit Samapta IPTU Zulkarnain, S.Sos., Kanit Binmas AIPTU Juller, S.A.P., Bhabinkamtibmas Desa Tangun Brigpol Roma, serta petani Juslan.
Personel Polri meninjau lahan seluas 1 hektare di RT 011 RW 002, Dusun V, Desa Bangun Purba Timur Jaya. Hasil pengecekan menunjukkan lahan telah dibersihkan dan siap ditanami jagung pipil. Penanaman dijadwalkan dimulai pada 21 Juli 2026 sebagai langkah mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif agar mampu menghasilkan panen yang maksimal.
Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen mendukung peningkatan produksi pangan melalui pemanfaatan lahan produktif secara optimal.
“Setiap lahan produktif memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pertanian apabila dikelola secara optimal. Karena itu, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat sejak tahap persiapan lahan hingga penanaman. Kami berharap setiap hektare lahan yang dimanfaatkan mampu menghasilkan panen yang maksimal, meningkatkan pendapatan petani, dan menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya Swasembada Pangan Nasional,” ujar IPTU Andi Tiro Lukito.
Selain memastikan kesiapan lahan, personel Polri juga berdialog dengan petani mengenai teknik pengolahan lahan dan pola budidaya guna mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal hingga masa panen.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polri melalui Polsek Rambah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian, memperkuat perekonomian petani, serta mendukung terwujudnya Swasembada Pangan Nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.













