RiauRokan HuluTNI/POLRI

Cegah Gagal Panen, Polsek Rambah Hilir Intensifkan Monitoring Tanaman Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Sejati

×

Cegah Gagal Panen, Polsek Rambah Hilir Intensifkan Monitoring Tanaman Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Sejati

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu | Gadabajranews.com-Ancaman penurunan produktivitas pertanian akibat minimnya curah hujan menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Polsek Rambah Hilir terus mengintensifkan monitoring dan pendampingan terhadap tanaman jagung milik masyarakat guna mencegah terjadinya gagal panen.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Kanit Binmas Polsek Rambah Hilir Bripka Herizal bersama Bamin Sium Brigadir Indra Tritama Putra, S.H., melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan masyarakat Dusun Pematang Berangan, Desa Sejati, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman sekaligus mendeteksi sejak dini berbagai faktor yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen. Pencegahan gagal panen menjadi langkah penting karena keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses budidaya, tetapi juga oleh kemampuan mengantisipasi berbagai risiko yang muncul selama masa pertumbuhan tanaman.

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur sekitar 40 hari setelah tanam memiliki tinggi rata-rata antara 30 hingga 50 sentimeter. Namun, pertumbuhan tanaman masih belum optimal akibat rendahnya curah hujan yang berdampak pada terbatasnya ketersediaan air bagi tanaman.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman dan berpotensi menurunkan produktivitas apabila tidak segera diantisipasi. Selain faktor cuaca, monitoring juga dilakukan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi berbagai risiko lain seperti serangan hama, penyakit tanaman, serta kendala teknis budidaya yang dapat memengaruhi hasil panen.

Kapolsek Rambah Hilir IPTU Okto Wahyudi, S.Fil., M.H., menegaskan bahwa pencegahan gagal panen merupakan bagian penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Ketahanan pangan nasional tidak hanya berbicara tentang peningkatan luas tanam dan hasil panen, tetapi juga bagaimana kita mampu mencegah terjadinya gagal panen. Melalui monitoring dan pendampingan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap kendala yang dihadapi petani dapat diketahui lebih awal sehingga solusi yang tepat dapat segera dilakukan. Dengan demikian, produktivitas pertanian tetap terjaga, kesejahteraan petani meningkat, dan ketersediaan pangan bagi masyarakat dapat terus terjamin,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek Rambah Hilir menyampaikan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan petani, pemerintah desa, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan guna mendukung keberhasilan program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, keberhasilan menjaga produktivitas tanaman di tingkat desa memiliki kontribusi penting terhadap terjaganya ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya pencegahan gagal panen harus menjadi perhatian bersama agar hasil pertanian tetap optimal dan mampu mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara rutin, Polsek Rambah Hilir berharap potensi gagal panen dapat diminimalisir, hasil produksi jagung masyarakat tetap terjaga, serta cita-cita mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan dapat tercapai.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *