ROKAN HULU | gadabajranews.com – Upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi kepolisian dan sektor pertanian. Hal ini terlihat dalam kegiatan panen jagung seluas satu hektare di lahan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan kuartal III yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Melalui program ini, peningkatan produksi pertanian diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Dalam pelaksanaannya, panen jagung tersebut dihadiri Kapolsek Rambah Hilir IPDA Joni Saputra, S.Psi., CPHR., Kepala UPTD BPP Rambah Hilir Amrizal, Kanit Binmas Polsek Rambah Hilir Bripka Herizal, Kanit Reskrim Aipda M. Amri Yunal, S.M., dan Kanit Propam Aipda Rudi Fernandes.
Turut hadir Bamin Sium Brigadir Indra Tritama Putra, S.H., penyuluh pertanian Kecamatan Rambah Hilir, serta Sukirno selaku petani pengelola lahan jagung.
Di balik kegiatan panen tersebut, jagung yang dipanen merupakan hasil penanaman pada Juli 2026 di atas lahan seluas satu hektare. Pemanfaatan lahan ini menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi pertanian desa dalam mendukung peningkatan produksi pangan.
Tidak berhenti pada proses panen, Polsek Rambah Hilir juga mendorong pendampingan hingga tahap pemasaran hasil produksi. Pengawalan ini diarahkan agar petani memiliki akses pasar yang lebih baik, termasuk melalui Bulog, sehingga hasil panen dapat tersalurkan dengan harga yang layak.
Kapolsek Rambah Hilir IPDA Joni Saputra, S.Psi., CPHR., menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian tidak hanya sebatas mendukung kegiatan panen, tetapi juga memastikan petani mendapatkan kemudahan dalam memasarkan hasil pertaniannya.
“Kami berharap hasil panen petani dapat tersalurkan dengan baik, termasuk melalui Bulog, sehingga mereka memperoleh harga jual yang layak. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan kami dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Melalui pendampingan dan kerja sama tersebut, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat dan petani semakin termotivasi mengembangkan usaha taninya. Dengan demikian, dukungan terhadap swasembada pangan nasional tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan produksi, tetapi juga melalui penguatan pemasaran hasil pertanian.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.













