Rokan Hulu |Gadabajranews.com- Polsek Rambah Hilir terus memperkuat perannya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui keterlibatan aktif di sektor pertanian masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah guna mengurangi ketergantungan terhadap komoditas impor.
Sebagai bentuk implementasi di lapangan, Polsek Rambah Hilir melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan masyarakat yang berada di Dusun Pematang Berangan, Desa Sejati, Kecamatan Rambah Hilir, pada Selasa (09/06/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Rambah Hilir bersama Bhabinkamtibmas, yang turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi pertumbuhan tanaman sekaligus melakukan pendampingan kepada petani dalam upaya optimalisasi lahan pertanian.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung diketahui berusia sekitar 35 hari setelah tanam dengan tinggi rata-rata mencapai 30–50 cm. Meski demikian, pertumbuhan tanaman mengalami sedikit hambatan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan agar produktivitas tetap optimal.
Kapolsek Rambah Hilir, IPTU Okto Wahyudi, S.Fil., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menyampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung sektor strategis seperti pertanian yang berdampak langsung terhadap ketersediaan pangan nasional.
“Polsek Rambah Hilir berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” tegas Kapolsek.
Melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, Polsek Rambah Hilir mendorong optimalisasi lahan pertanian lokal agar mampu menjadi sumber pangan mandiri masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pangan daerah sekaligus meningkatkan kontribusi produksi lokal terhadap kebutuhan nasional.
Selain itu, kehadiran Polri di sektor pertanian juga memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, membangun komunikasi yang lebih dekat, serta membantu memberikan solusi atas kendala teknis yang dihadapi petani di lapangan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan produksi jagung di wilayah Rambah Hilir dapat terus meningkat dan menjadi salah satu penopang utama dalam memperkuat program swasembada pangan nasional serta menekan ketergantungan terhadap impor komoditas pangan strategis.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.













