ROKAN HULU|Gadabajranews.com – Menjaga kesuburan lahan dan ketersediaan air merupakan kunci mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Berangkat dari komitmen tersebut, Polsek Rambah mengawal budidaya jagung pipil hibrida berbasis konservasi tanah dan air di Dusun Wonosri, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (28/06/2026).
Kegiatan dipimpin Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., didampingi Kanit Samapta IPTU Zulkarnain, S.Sos., Kanit Binmas AIPTU Juller, S.AP., bersama personel Polsek Rambah. Mereka meninjau lahan jagung seluas sekitar 1,5 hektare, memantau pertumbuhan tanaman, berdialog dengan Koordinator Ketahanan Pangan Desa Koto Tinggi dan para petani, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya konservasi tanah dan air untuk menjaga produktivitas lahan.
Edukasi difokuskan pada penerapan konservasi tanah dan air melalui upaya menjaga kelembapan tanah, mencegah erosi, mempertahankan unsur hara, meningkatkan daya serap air, serta menerapkan pemupukan sesuai kebutuhan tanaman. Penerapan teknik budidaya tersebut menjaga kesuburan lahan, meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan, dan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hasil pemantauan menunjukkan jagung yang ditanam pada 13 Juni 2026 telah berumur 15 hari dengan pertumbuhan sehat dan merata. Kondisi ini menjadi indikator awal bahwa penerapan teknik budidaya yang tepat, didukung konservasi tanah dan air, mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang optimal menuju panen berkualitas.
Selain melakukan pendampingan, Polsek Rambah mengajak pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat memperkuat pengawasan areal pertanian guna mencegah kerusakan tanaman maupun gangguan ternak yang dilepas bebas. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
“Ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan produksi, tetapi juga dengan menjaga kelestarian lahan dan sumber daya air. Melalui pendampingan, edukasi, dan pengamanan lahan pertanian, kami ingin memastikan budidaya jagung tetap produktif, berkelanjutan, serta mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Kapolsek.
Ia menegaskan, keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Polsek Rambah akan terus memperkuat pendampingan, edukasi, dan pengamanan agar praktik pertanian ramah lingkungan semakin berkembang, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terangkat.
Melalui pengawalan yang berkelanjutan, Polsek Rambah berharap konservasi tanah dan air menjadi budaya dalam setiap aktivitas budidaya. Lahan yang tetap subur, kelembapan tanah terjaga, erosi dapat ditekan, serta ketersediaan air tetap optimal akan menopang pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.













