BudayaRiauRokan Hulu

Serah Terima Kerbau Tandai Rangkaian Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh dan Napituhuta

×

Serah Terima Kerbau Tandai Rangkaian Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh dan Napituhuta

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU |Gadabajranews.com-Dalam  Prosesi serah terima seekor kerbau yang dilanjutkan dengan arak-arakan menuju tempat penyembelihan kerbau menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh dan Napituhuta. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Kota Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (13/7/2026).

Kerbau yang akan digunakan dalam prosesi adat tersebut merupakan sumbangan H. Suparman, S.Sos., M.Si. Kerbau yang didatangkan dari Payakumbuh itu memiliki bobot sekitar 150 kilogram dan diserahkan secara simbolis oleh Iwan oje sebagai perwakilan dari Suparman,S.Sos kepada Panitia Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh dan NaPituhuta.

Prosesi serah terima dilaksanakan atas

Persetujuan dan sepengetahuan Yang Dipertuan Besar Raja Luhak Rambah XI, dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Turut hadir Sutan Mahmud, Datuk Bendaro Kayo, Paduko Bosa, Sutan Haiti, Opu Raja Sutan Mangadang, Datuk Abdulrahman selaku Pucuk Suku Pungkuik, Rang Kayo Sutan, Hardizon, dan Muttaqin.

Sebagai bagian dari persiapan penakbalan, sebelumnya telah dibentuk Panitia Penakbalan melalui musyawarah adat yang dihadiri Yang Dipertuan Besar Raja Luhak Rambah XI pada 17 Februari 2026. Dalam musyawarah tersebut, Marjeni, S.E., M.M., bergelar Datuk Bendaro Kayo, ditetapkan sebagai Ketua Panitia Penakbalan dan selanjutnya diterbitkan Surat Keputusan (SK) Panitia pada tanggal yang sama sebagai panitia penakbalan

Ketua Panitia Penakbalan, Marjeni, S.E., M.M., Datuk Bendaro Kayo, mengatakan serah terima kerbau merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan adat.

“Sumbangan seekor kerbau dari H. Suparman, S.Sos., M.Si., mantan Bupati Rokan Hulu, menjadi wujud nyata kepeduliannya terhadap pelestarian adat dan budaya daerah. Bantuan ini tidak hanya mendukung kelancaran rangkaian prosesi Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh, dan Napituhuta, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan serta semangat gotong royong dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya.

Sementara itu, Sutan Mahmud menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan penakbalan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penakbalan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta semakin mempererat persatuan dan menjaga kelestarian adat di Luhak Rambah,” katanya.

Prosesi serah terima kerbau berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar sebagai penanda semakin dekatnya pelaksanaan Penakbalan Sutan Mahmud, Suku Nan Tujuh dan Napituhuta, yang diharapkan menjadi momentum untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat di Luhak Rambah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *