KUANTAN SINGINGI, Gadabajranews.com – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau dan Pacu Jalur Rayon II Tahun 2026 terus dimatangkan. Untuk memastikan kedua agenda besar tersebut berjalan lancar, Polres Kuantan Singingi menggelar rapat koordinasi bersama berbagai instansi terkait di Ruang Rupatama Polres Kuansing, Rabu (10/6/2026).
Rapat tersebut melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, TNI, organisasi perangkat daerah (OPD), panitia pelaksana, serta sejumlah lembaga pendukung yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Kabag Ops Polres Kuansing Kompol Raymon Tarigan Gersang yang mewakili Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan mengingat besarnya skala kegiatan yang akan berlangsung di Kuansing.
Menurutnya, kesiapan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas, pelayanan kesehatan, kesiapan sarana pendukung, hingga kenyamanan masyarakat dan tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses sesuai yang direncanakan,” kata Raymon.
Ia menyebutkan, MTQ Provinsi Riau dan Pacu Jalur Rayon II diperkirakan akan menarik ribuan peserta serta pengunjung. Bahkan, panitia memperoleh informasi bahwa pembukaan MTQ Provinsi Riau direncanakan dihadiri Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan di lapangan, setiap instansi diminta menyampaikan progres persiapan sekaligus hambatan yang masih ditemui agar dapat segera dicarikan solusi bersama. Rapat koordinasi lanjutan dijadwalkan kembali digelar pada 22 Juni 2026 sebagai tahap finalisasi.
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing Azhar Ali mengungkapkan pelaksanaan MTQ tahun ini akan menghadirkan sejumlah inovasi. Salah satunya adalah pawai perahu hias di Sungai Kuantan yang akan menggantikan pawai kendaraan hias yang selama ini menjadi tradisi pembukaan.
Pawai Ta’aruf dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 pukul 08.00 WIB, sedangkan pawai perahu hias akan dilaksanakan pada hari yang sama pukul 14.00 WIB.
Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri, mengatakan berbagai kebutuhan pendukung kegiatan terus dipersiapkan, termasuk akomodasi bagi tamu undangan dan penempatan Liaison Officer (LO) untuk mendukung pelayanan selama acara berlangsung.
Ia menjelaskan, perlombaan Pacu Jalur Rayon II akan berlangsung pada 27 hingga 29 Juni 2026. Sebelum pelaksanaan lomba, panitia juga akan menggelar technical meeting pada 25 Juni serta Expo Pacu Jalur pada pekan ketiga Juni.
Dari sisi mitigasi dan penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kegiatan yang dipusatkan di kawasan Sungai Kuantan. Sebanyak 16 unit perahu karet akan disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Kuansing Yulizar mengatakan dukungan tidak hanya berasal dari BPBD Kuansing, tetapi juga akan melibatkan BPBD kabupaten dan kota se-Provinsi Riau yang direncanakan ikut memeriahkan pawai perahu hias.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kuansing memperkirakan sekitar 10 ribu peserta dari 11 kabupaten dan kota di Riau akan ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf. Karena sebagian kegiatan berlangsung di perairan Sungai Kuantan, panitia bersama instansi terkait juga melakukan verifikasi terhadap awak perahu guna memastikan aspek keselamatan terpenuhi.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama kegiatan, Satlantas Polres Kuansing bersama Dinas Perhubungan akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, menyiapkan area parkir, serta memasang rambu dan petunjuk arah di titik-titik strategis.
Melalui kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, panitia, dan seluruh pemangku kepentingan, penyelenggaraan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau dan Pacu Jalur Rayon II Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan dapat berlangsung sukses serta memberikan pengalaman positif bagi peserta dan masyarakat.













