ROKAN HULU,Gadabajranews.com – Polsek Kabun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dengan mengawal kesiapan lahan yang akan ditanami jagung pipil di Desa Batulangkah Besar, Kecamatan Kabun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri mendorong optimalisasi sektor pertanian sejak tahap awal pengolahan lahan.
Pengecekan dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lahan milik Dimas yang berada di RT 001/RW 001 Dusun I, Desa Batulangkah Besar. Lahan seluas 1.500 meter persegi tersebut tengah dipersiapkan untuk penanaman jagung pipil yang dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Agustus 2026.
Kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Batulangkah Besar, AIPTU Togi MH Butar Butar, S.H., M.H., yang melakukan pengecekan secara langsung terhadap kesiapan lahan sekaligus berkoordinasi dengan pemilik lahan mengenai tahapan pengolahan yang sedang berlangsung.
Hasil pengecekan menunjukkan proses pengolahan lahan telah memasuki tahap pembajakan menggunakan alat mekanisasi. Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan pengolahan tanah menggunakan rotary, pemberian pupuk dolomit untuk menyeimbangkan tingkat keasaman tanah, serta pupuk kandang guna meningkatkan kesuburan tanah sebelum proses penanaman dilakukan.
Kapolsek Kabun IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H menegaskan bahwa pengolahan lahan merupakan tahapan penting yang menentukan keberhasilan budidaya jagung. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan setiap proses berjalan optimal sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pengolahan lahan yang baik menjadi fondasi utama dalam menghasilkan tanaman jagung yang sehat dan produktif. Polri berkomitmen mendukung masyarakat sejak tahap persiapan hingga panen agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kabun tidak hanya memastikan kesiapan lahan sebelum penanaman, tetapi juga memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Kehadiran Polri di tengah para petani diharapkan mampu memberikan rasa aman, membangun kepercayaan publik, serta mendorong terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Dengan pengolahan lahan yang dilakukan secara optimal, penanaman jagung pada pekan kedua Agustus 2026 diharapkan berjalan sesuai rencana, menghasilkan pertumbuhan tanaman yang baik, serta memberikan hasil panen yang maksimal sebagai kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.













